musim “sertifikasi”

Bagi banyak orang, bau keringat menjadi suatu masalah besar. Ada orang yang akhirnya mati-matian mencari obat dan bahkan sampai melakukan operasi untuk mengurangi hormon yang bikin badan jadi bau ini. Biayanya, tentu saja gak sedikit.

Tapi ada satu orang yang gak seperti ini. Gak perlu pakai obat “ketek” segala. Dalam kondisi apapun, ketiaknya ini tetap wangi kok, walaupun hanya bermodalkan sedikit parfum murah yang ada di mini market manapun juga.

Pernah suatu ketika ketika saya duduk di boncengan motornya, baju kerjanya sudah kuyup oleh keringat. Si Bapak ini hanya senyum-senyum aja, sambil bilang, “Saya udah keringatan tiga kali hari ini.” Puah… luar biasa. Walaupun dalam kondisi basah begini, untunglah tak ada bau keluar dari badannya. Sambil malu-malu menanyakannya, saya penasaran, apa yang membuatnya tetap wangi sepanjang hari. Dengan keyakinannya, si Bapak ngasih jawaban begini, “Mau tau gak, sejak lahir, keringat saya itu sudah bersertifikat.” Meledaklah tawa saya. Gini hari, ternyata bukan hanya guru atau dosen yang mesti di sertifikasi, tetapi juga keringat. Ada-ada aja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s