Ujian… memang Ujian…

Minggu ini minggu yang gak menyenangkan. Semua harus diselesaikan dan gak bisa ditunda. Nyusun kurikulum yang dari bulan lalu gak selesai-selesai karena selalu berubah aturan mainnya, presentasi di depan klien yang juga gak bisa ditunda karena biasanya selalu dadakan, dan terakhir ujian kualifikasi yang akan diadakan tanggal 28-29 Maret ini.

Yang pertama kacau luar biasa gara-gara semua bahan edit kurikulum ada di laptop dan tiba-tiba laptop mati total waktu sedang edit bahan presentasi untuk klien. Ujian kualifikasi naga-naganya juga akan kacau kalau melihat bahan yang harusnya sudah ada sejak 1 bulan yang lalu (seperti yang dijanjikan pengelola, hingga tulisan ini dibuat) kabarnya masih kabar burung, alias gak jelas. Kapan harus belajar kalau seperti ini.

Ditambah lagi, adik ipar gua yang bikin kesel karena menganggap gua gak penting (kali…). Masak ambil keputusan mau ngajak makan abang ipar yang datang dari luar kota pake bilang sama suami gua kalau kehadiran gua ‘gak diperlukan’. Dia bilang ‘kalau gua gak ada waktu, gak apa-apa kalau gak bisa dateng nemenin’. Lah yang dipakai sebagai tempat kan rumah abang dan gua, masak tuan rumah gak ditanya dulu apakah bisa ada di tempat atau gak?

Itulah ujian. Ujian memang ujian. Ya… udahlah semua jadi bikin sebel, bikin gak bisa tidur, bikin gua pengen liburan deh… 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s