Mudahnya membuat Makaroni Panggang alias Macaroni Schotel… Yummy

Sudah jadi hobi bagi saya untuk bisa masak makanan kesukaan. Makaroni Panggang atau orang juga suka menyebutnya dengan Macaroni Schotel (saya gak tau apakah penulisannya betul atau tidak, yang penting maksudnya sama kan?). Pernah mencoba beli makaroni panggang di Bogor. Tapi gak pas di lidah. Beli di tempat lain, sama saja, harga kemahalan lah, kejunya gak berasa lah, ukurannya terlalu kecil, pokoknya serba gak pas.

Nah, buat teman-teman yang hobi makan makaroni, gak salah kalau mencoba bikin sendiri. Dipastikan jadi deh. Camilan ini seperti brownies yang gak perlu takaran macam-macam dan harus mengembang. Yang dibutuhkan Cuma satu “memasaklah dengan cinta”. Begitu suami saya selalu bilang.

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  1. Makaroni (terserah mau bentuk yang mana, tapi kalau saya sih senang yang kecil-kecil aja yang standar) 500 gram.
  2. Daging cincang 250 gram. Bisa diganti dengan kornet, daging ayam, daging asap, sosis, atau sayuran dan jamur bagi yang vegetarian. Ukurannya juga tergantung kebutuhan kok. Bisa ditambah atau dikurangi.
  3. Keju cheddar 150 gram (kalau mau lebih banyak atau kurang gak masalah)
  4. Susu putih UHT (saya biasa pakai yang lowfat) 750 ml.
  5. Telur ayam 5 butir kocok lepas.
  6. Bawang bombay 1,5-2 siung yang besar.
  7. Bawang putih 4 siung.
  8. Merica secukupnya
  9. Garam secukupnya
  10. Mentega/margarine untuk menumis dan melapisi loyang.

Cara membuatnya:

  1. Makaroni direbus, jangan lupa tambahkan garam sedikit dan margarin. Biar lebih aldente.  Tiriskan.
  2. Bawang bombay dan bawang putih dicincang. Tumis dengan mentega/margarine sampai layu. Masukkan daging cincang, garam secukupnya, merica, dan gula secukupnya. Gula adalah pengganti msg/vetsin.
  3. Matikan kompor. Masukkan  makaroni yang telah direbus dan ditiriskan, keju yang telah diparut (sebagian saja, sebagiannya untuk diletakkan di atas), susu, telur yang sudah dikocok lepas,
  4. Masukkan dalam loyang/pinggan tahan panas/loyang alumnium siap pakai. Taburkan di atasnya keju parut. Kalau pakai pinggan tahan panas, oleskan dulu dengan margarin di dasar dan pinggirnya.
  5. Oven sebelumnya harus sudah dipanaskan dalam suhu 180 derajat. Masukkan loyang yang sudah terisi. Panggang dulu dengan api bawah sekitar 45 menit, baru kemudian dengan api atas dan bawah sekitar 15 menit.
  6. Angkat kalau sudah matang ya…
  7. Sajikan dengan saus sambal.

Sebagai informasi tambahan: Kudapan ini anti gagal. Tidak seperti kalau kita memasak bolu atau roti.

Jadi… Selamat mencoba.

7 thoughts on “Mudahnya membuat Makaroni Panggang alias Macaroni Schotel… Yummy”

  1. Mba Karin…

    ini untuk satu loyang 28 cm. Kalau mau bikin buat pacar, mungkin setengah resep saja. Telornya kan 2,5 bulatkan jadi 3 butir saja.

  2. ga nyangka, dosen kampusku juga hobi masak memasak kaya gini, lagi iseng-iseng nyari resep makaroni panggang, eh blog mbak lina yg keluar🙂 Aku coba ya mbak.. smua bahan udah ada, tp dirumahku adanya mircowave bukan oven, beda bukan? lalu ukuran ngbake di microwave brapa lamaa ya kira2?? tx mbak lina

    1. Trims udah baca blog saya. Apa kabar astatia? Wah senang deh kalau ada orang yang juga senang masak. Resep saya ini juga resep iseng, tapi dijamin enak.
      Kalau mau pakai microwave, saya saranin mendingan dikukus dulu baru dipanggang pakai microwave. Soalnya kalo pake microwave lamanya juga sama. Sayang aja. Kan watt ny terlalu besar. Jadi keju bagian atasnya ditaro kalau udah selesai dikukus, sebelum masuk microwave. Oh ya., jangan lupa untuk mencoba rasa sebelum dikasih telor. Semakin banyak keju, semakin enak. Soalnya, kalau udah dikasih telor agak gimana gitu. Kalau atasnya mau dikasih mozarella juga enak. Lengket2 kayak pizza.
      Mudah2an sukses membuatnya. Yang pasti, makaroni panggang itu makanan yang gak mungkin gagal. Beda sama kalau bikin cake. Selamat mencoba. Sekali lagi, sukses ya.

  3. alhamdulliah mbak, baru aja nyobain sendok pertama keluar dari microwave, td gak aku kukus mbak😦 abisnya takut salah ngukus malah nanti jdnya lembek, yauda ku masukin aja langsung ke microwave. fyi, microwifenya ga ku tinggal karena takut gagal, 10 menit skali aku cek supaya ga angus..

    yah alhamdulillah enaaakkk….😀 papa mama suka. cuma mbak, Aku pake kornet, alhasil adonan agak merah merah sdikit, agak nyesel sih, andai pke daging cincang pasti lebih bagus..

    tp kayaknya punyaku kurang padet isinya, mungkin kebanyakan susu.. (tadinya ku fikir banyak susu ga bermasalah karena dia akan menguap dan berkurang, tp ternyata.. memang smakin gurih sih mbak, cuma setelah di potong makaroniku ga solid alias agak mencar-mencar…)

    sempet berminat beli mozarela, tp harga mozarela skitar 3x lipat dr harga cheedar melt (50-100rbu an) jd aku pke chedar melt aja yg murah meriah..

    oke deh, tx loh mbak blognya, very helpful! happy cooking🙂

    1. Harusnya dalam adonan ditambahkan garam juga dan keju, jadi keju jangan hanya di tabur di atasnya. Jangan lupa beri merica/lada, bubuk pala, dan juga gula. Gula dapat mengikat rasa. Nah sebelum masuk oven, coba di cicipi dulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s