Selamat Ulang Tahun, Bung…

Tertawa… setiap waktu dengan lagak dan lagu yang tidak pernah terekam dalam kaset atau cakram padat, engkau membuat hariku berwarna. Sungguh, pencipta lagu dan penata gerak pun akan terkagum melihat banyak tercipta dalam satu hari. Tanpa syair dan melodi yang tidak bernada, kau lantunkan suara laksana penyanyi sesungguhnya. Seraya bercermin sambil bergaya model masa kini. Kadang plesetan menjadi kamus canda yang melebihi lucu dari seorang pelawak.

Sabar… begitu selalu kau ucapkan. Tapi sejak aku mengenal dirimu, tak pernah engkah lupakan kesabaran. Semakin hari semakin kau pupuk tanaman kesabaran. Sambil berharap suatu saat kau akan panen buah kebahagian. Tapi, bukankah sabar ada batasnya?

Pena … kalau saja masa lalu digambarkan, engkau  akan menggoreskan kehidupan ini dengan hitam, biru, dan merah.  Tapi sekarang, pena telah kau gantikan dengan tombol pada papan komputer. Yang seringkali membuat engkau pusing tujuh keliling, karena bingung harus menekan tombol yang mana. Belajar…bung. Jangan menyerah. Semakin larut, semakin kudengar merdu seperti jangkrik mengisi sepinya malam. Kalau saja aku bisa menolong untuk menemani seperti bulan yang kadang malu mendampingi gelap.

Jujur… sekali, dua kali dusta mendera dirimu. Bukan karena engkau senang didustai, bukan juga karena engkau mau didustai, atau berharap untuk didustai. Tetapi karena engkau terlalu baik, terlalu kasih. Sehingga orang senang hati mendustaimu. Dia tidak sadar, kebaikanmu adalah untuk kebaikannya nanti. Dia belum sadar, kasihmu adalah untuk membahagiakannya. Dia tak pernah sadar, bahwa semua yang dilakukan bukan untuk menyakitinya.

Kini… 39 tahun sudah kau tapaki hidup, hampir 12 tahun meniti jalan kebersamaan. Seandainya kita diberi kesempatan, kuingin mengulangi satu catatan yang pernah kau berikan padaku.

“Pelukis tidak akan pernah merusak lukisannya manakala lukisan itu terlalu buruk untuk dilihat. Tapi dia akan memperbaiki lukisan itu, dengan titik, garis, dan warna, sehingga lukisan itu menjadi sesuatu yang indah.”

5 Januari 1972 – 5 Januari 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s