Majlis Ta’lim Miftahul Jannah

Ini cerita lucu tentang ibu-ibu pengajian di perumahan saya. Kira-kira setahun setengah yang lalu, waktu belum lama pindahan ke sebuah perumahan di Depok, Ibu-ibu di sana ngajakin bikin majlis ta’lim. Akhirnya, karena saya yang termuda, ikutlah dengan mereka-mereka yang anaknya aja ada yang sudah kuliah.

Minggu pertama pengajian, belum ada nama Majlis Ta’limnya. Kata ustadz nya minggu depan aja deh… Biar dicarikan yang bagus. Dengan kondisi gua yang kadang-kadang harus mengajar di UI setiap Kamis Malam, minggu kedua terpaksa bolos pengajian. Tapi saya sudah bilang kok ke ibu-ibu ini, gimana aktivitas saya yang bisa sampe jam 9 malam baru selesai di kampus. Minggu ketiga saya datang lagi ke pengajian. Ini juga karena kolega saya di kampus mau menggantikan saya ngajar. Awalnya tenang-tenang aja. Biasa… baca al-Ma’tsurat dulu, baru baca al-Qur’an satu-satu, terakhir baru ada ceramah.

Waktu ceramah, saya kaget luar biasa! Si Ustadz nya menyebutkan “Ibu-Ibu anggota Majlis Ta’lim Miftahul Jannah yang berbahagia…. dan seterusnya”. Loh jadi, nama Majlis Ta’lim di perumahan saya ini Miftahul Jannah. Wah gawat… masak sama sih sama nama saya. Apa mereka satu perumahan gak ada yang tahu nama saya sebenarnya? Itulah yang gak saya suka, kadang-kadang gua dipanggil Bu Yasin (seperti nama suami saya), kadang-kadang Bu Lina.

Majlis Ta'lim Miftahul Jannah

Lalu? Saya keberatan… Ngadu ama siapa nih? Udah gitu, nama saya di lembar kepengurusan tercatat sebagai Ibu Yasin. Pantes aja, mereka ga peduli dengan nama Majlis Ta’lim yang sama dengan nama saya. Kan malu, kalo nantinya saya dianggap sebagai pemilik Majlis Ta’lim ini. Ha… Ha… Ha…

3 thoughts on “Majlis Ta’lim Miftahul Jannah”

  1. Wah gue ga tau klo lina keberatan. Maklum selama ini aku gaptek. Tp sdh terlanjur klo kuganti ntar merubah sejarah. Salam dr pengurus/from yunita rahmat

    1. Bu, sebenarnya saya gak keberatan. Hanya saja, jadi gak enak hati kalau ada anggapan majlis taklim di perumahan kita adalah majlis taklim saya. Mudah-mudahan kita bisa sama-sama memajukan majlis taklim Miftahul Jannah yang pengurusnya hanya hitungan jari tangan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s