Kiamat di Senggigi, mungkinkah?

Perdebatan tentang kapan kiamat akan terjadi mungkin menjadi perdebatan Ada yang bilang tahun 2011 ini, tahun 2012 (bahkan dibuat film dengan judul yang sama ‘2012’), ada yang bilang masih lama karena dihitung secara ilmiah, umur bumi masih ada beberapa ratus tahun lagi. Dan ini tentu saja menjadi perdebatan yang tidak akan pernah habis.

Banyak tanda kapan kiamat akan hadir. Mulai dari es di kutub yang mencair secara perlahan, tingkah laku manusia yang berubah 180 derajat, laki-laki senang berdandan seperti perempuan, dan sebaliknya, muncul penyakit aneh-aneh yang belum ada obatnya, dan kalau matahari terbit di barat dan terbenam di timur.

Nah, saat kami penelitian ke Lombok Barat kemarin, salah satu kegiatan yang kami lakukan saat waktu senggang adalah berjalan-jalan di pantai. Maklum, belum ke Lombok rasanya kalau belum ke Senggigi. Nah, saking padatnya jadual kegiatan penelitian, akhirnya kami hanya sempat ke pantai kala senja datang menjelang matahari terbenam. Maklum, matahari terbenam memang hanya indah jika dilihat saat tenggelam menyatu dengan laut. Dua hari berturut-turut melihat matahari tenggelam yah lumayan lah. Soalnya, di belakang hotel kami kan memang langsung pantai. Jadi, gak susah untuk melihat. Salah satu foto yang sempat saya abadikan di hari pertama seperti tergambar dalam tulisan ini. Indah kan?

"Sunset in Senggigi", Photo by Lina Miftahul Jannah
"Sunset in Senggigi", Photo by Lina Miftahul Jannah

Tapi, kapan nih lihat matahari terbitnya?

Seorang rekan peneliti – saya gak perlu menyebutkan namanya ya, khawatir kena pasal pencemaran nama baik – dengan santainya mengatakan “Besok pagi aja kita lihat sunrise di pantai belakang.” “What?” ujar saya dan rekan yang lain sambil terkaget dan kemudian kami semua ketawa tergelak. “Mana bisa?” ungkap kami lagi. “Yah,kan bangun tidur bisa langsung lihat ke belakang.”ucap rekanita ini. “Mana ada matahari terbenam dan terbit di satu tempat? Yang ada kalau kita mau lihat matahari terbit, harusnya kita pergi ke pantai Kuta di Lombok Tengah sana. Kalau pantainya di Lombok Barat atau sepanjang Senggigi, yang kita dapat hanya matahari terbenam.” ujar saya.

Akhirnya saya bilang, kalau itu terjadi, namanya kiamat. Ah, Ukhti yang satu itu memang kadang agak aneh. Tulisan berikutnya juga akan terkait dengan semua keluguan dia. Saya jadi ragu tentang kenyataan bahwa dia pernah jadi anggota pramuka. “Salam pramuka. Peace, Ukhti.”

Keterangan: Foto diambil dengan menggunakan kamera digital merek Kodak seri EasyShare C1013.

3 thoughts on “Kiamat di Senggigi, mungkinkah?”

  1. wakakakaka…… memang org jenius sama aneh itu beti alias beda tipis.

    hihihihihi ^_^,…, jangan-jangan para siaga dan penggalangnya salah semua yaaa… heheheheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s