Dampak dan Masalah-Masalah dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Otonom Baru

Eko Prasojo, Lina Miftahul Jannah, Defny Holidin, Desy Hariyati
Eko Prasojo, Lina Miftahul Jannah, Defny Holidin, Desy Hariyati

Sejak dibukanya keran otonomi tahun 1999, laju peme-karan nyaris tak terkendali. Dari “hanya” 303 Kabupaten/Kota dan 26 Provinsi hingga mencapai 497 Kabupaten/Kota dan 33 Provinsi pada 2009. Evaluasi atas daerah otonom baru hasil pemekaran pun baru dilaksanakan tahun 2010. Hasil evaluasi pemerintah menunjukkan bahwa tidak semua daerah otonom ini berhasil pasca pemekarannya. Sejalan dengan pelaksanaan evaluasi tersebut peneliti juga menemukan bahwa terdapat permasalahan dalam penyelenggaraan daerah otonom baru. Pemekaran daerah yang diharapkan memberikan hasil positif ternyata dalam banyak kasus pemekaran daerah cenderung membawa sejumlah gejala (problem symptom) berupa tidak tercapainya tujuan dari dilakukannya pemekaran, yaitu keman-dirian daerah dan peningkatan pelayanan publik.

Kota Singkawang dan Kabupaten Bandung Barat menjadi pilihan untuk ditelaah karena kedua lokasi penelitian ini adalah daerah otonom yang terbentuk pasca Peraturan Pemerintah Nomor 129 Tahun 2000. Pada bagian awal laporan penelitian ini akan digambarkan faktor-faktor dan indikator yang menjadi pedoman dalam menilai capaian daerah otonom baru, disusul gambaran tentang kondisi kedua daerah pra dan pasca peme-karan, dan bagian terakhir adalah gambaran tentang masalah-masalah yang muncul dalam penyelenggaraan daerah otonom baru.

ISBN: 978-979-456-506-3

Penerbit: Penerbit Universitas Indonesia (UI Press)

Tahun: 2012

Halaman: 82 halaman, x

3 thoughts on “Dampak dan Masalah-Masalah dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Otonom Baru”

  1. terima kasih bu lina, hasil penelitian yang sangat bermanfaat dan menambah wawasan saya. semoga para pembuat kebijakan tidak memekarkan daerah otonomi baru hanya untuk kepentingan politik sesaat…

    1. Betul pak,
      Selama ini dari hasil pengamatan pribadi saya, pemekaran hanya jadi alat politik untuk mencapai jabatan tertentu dan bahkan pekerjaan tertentu. Tidak pernah dilakukan evaluasi yang sistematis tentang pengaruhnya terhadap kesejahteraan rakyat. Yang terjadi, setelah mekar, hanya dinikmati oleh sekelompok kecil orang.

  2. Bagaimana saya mendapatkan buku ini Ibu , saya sangat membutuhkan buku ini sebagai referensi saya untuk penelitian tesis saya. mohon bantuannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s