Komitmen Pejabat Publik: Antara Menyelesaikan Masa Jabatan dan Berpindah Jabatan

Rekrutmen pejabat publik pada beberapa lembaga seringkali membuat kita mengerutkan kening dan kemudian mempertanyakan komitmen para calon. Benar gak sih bahwa mereka benar-benar ingin mengabdi pada negara atau sekedar mencari pekerjaan (karena pada dasarnya mereka adalah pengangguran terpelajar) atau hanya sekedar membuktikan bahwa dia memang pantas menyandang jabatan tersebut.  Lihat saja seleksi calon komisioner di Komnas HAM, Komisi Penyiaran Indonesia, Komisi Informasi Pusat(KIP), Komisi Pemilihan Umum, atau komisi-komisi lainnya. Kalau kita rajin menelusuri dan tahu siapa latar belakang para calon, mungkin yang ada adalah pertanyaan “Loh, kan mereka masih menjabat sebagai ini dan itu. Kok bisa-bisanya ya, belum habis masa jabatan sudah ingin jabatan baru. Apakah mereka gak berpikir bahwa orang akan mempertanyakan komitmen mereka?” Sekali lagi, ini baru kemungkinan loh. Ketika Pak Joko Widodo yang masih menjadi walikota Solo maju menjadi calon Gubernur DKI, banyak pihak mempertanyakannya. Bahkan ketika kemudian Pak Joko Widodo diminta sekelompok orang untuk maju dalam bursa calon Presiden, kembali orang mempertanyakan komitmen beliau.

Namun, coba kita pahami dulu, apa yang dimaksud dengan komitmen. Steers, 1995 mendefinisikan komitmen organisasional sebagai rasa identifikasi (kepercayaan terhadap nilai-nilai organisasi), keterlibatan dan loyalitas, yang dinyatakan oleh seorang pegawai terhadap organisasinya. Luthans (2006) menyebutkan bahwa komitmen organisasi sebagai sikap yang berupa keinginan kuat untuk tetap sebagai anggota organisasi tertentu; keinginan untuk berusaha keras sesuai keinginan organisasi;  dan keyakinan tertentu, dan penerimaan nilai dan tujuan organisasi.

Kalau definisi Steers dan Luthans di atas menghubungkan komitmen dengan loyalitas dan keinginan serta keyakinan kuat untuk terus  menjadi bagian dar organisasi, maka sangat wajar saya pun akan mempertanyakan kepada para pejabat publik kita.

Seorang pejabat publik pada sebuah lembaga tentu diseleksi dengan proses yang tidak pendek (ada beberapa tahapan), memakan biaya yang besar (biasanya seleksi dilakukan di hotel-hotel), dan juga tenaga para anggota panitia seleksi (yang tentu saja dibayar honornya). Ketika diangkat, pasti dong menandatangani kontrak kerja yang merupakan komitmen kerja yang bersangkutan untuk satu periode. Bahkan, pakai baca sumpah segala saat pengangkatan.

Yang bersangkutan pasti bersaing dengan banyak calon lainnya. Nah, harusnya sebagai pejabat publik yang punya komitmen, beliau-beliau ini sudah selayaknya menuntaskan kewajiban selama satu periode dan jangan coba-coba menghianati publik dengan mengikuti seleksi pejabat publik yang lain. Panitia Seleksi dan DPR harus lebih keras lagi membuat aturan tentang komitmen ini, sehingga seorang pejabat publik benar-benar 100% menghayati pekerjaannya dan bukan hanya mencari jabatan semata. Jangan seperti anggota partai politik yang bisa loncat dari satu partai ke partai lainnya dalam hitungan menit.

Kuncinya adalah pada Pansel dan DPR. Sebagai tim penyeleksi, pada saat fit and proper test, benar-benar harus melihat komitmen dan integritas para calon. Bukan hanya afiliasi partainya dan visi misi yang seringkali sangat normatif.

Catatan: Ada calon yang belum lama diangkat menjadi Komisioner di daerah, sekarang sedang ikut seleksi menjadi Komisioer di pusat. Kalau mereka nantinya terpilih menjadi Komisioner di pusat maka jabatan lamanya bagaimana? Jangan-jangan, jadi komisioner di pusat hanya jadi satu batu loncatan saja untuk tujuan lain. Mungkin mau menjadi Menteri??? Ha ha ha.

Dari Depok untuk Indonesia yang Lebih Baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s