Selamat Hari Pramuka

Siapa yang masih ingat kepanjangan dari pramuka? Siapa tang tahu apa lambang pramuka? Pramuka, praja muda karana, dengan lambang tunas kelapa.

Kenapa sih harus ngomongin pramuka? Hari gini?

Yang pernah menjadi anggota pramuka pasti ingat bahwa pramuka kegiatannya banyak dan positif. Diajarkan kerjasama dengan membangun tenda untuk berkemah, dilatih cekatan dengan tali temali, dan kreatif mengisi kebosanan dengan kegiatan api unggul.

Bukan hanya itu loh, gerakan yag lahir tanggal 14 Agustus sangat mengajarkan kedisiplinan dan toleransi. Yang pernah tahu dasa darma pramuka pasti mengangguk setuju.

Masalahnya, sekarang kok kegiatan ini seperti mati suri ya? Sekolah hanya mengajarkan pramuka via seragam coklat baru dengan dua garis strip di lengan kanan. Selebihnya tidak jelas pramuka mau dibawa kemana. Bahkan beberapa sekolah tidak lagi meminta siswanya punya seragam pramuka coklat muda dan coklat tua ini.

Mau dibawa kemana gerakan ini? Jamgan sampai kemudian gerakan ini dipolitisir dan kemudian menjadi partai pramuka.

Dirgahayu pramuka.

Aplikasi Metode Penelitian

Dari Bantul untuk Indonesia Lebih Baik

Membaca: Membuka Dunia Silaturrahmi

Jika ditanya, kapan Anda membaca terakhir kali, jawabannya pasti cepat. Ya, betul. Membaca pesan-pesan yang masuk via gajet Anda. Jika ditanya, kapan Anda membaca tulisan yang lebih panjang lagi, mohon jangan dijawab kalau itu terkait berita gosip yang masuk via online langganan Anda. Nah, kalau ditanya buku apa yang terakhir dibaca dan kemudian Anda bingung menjawabnya atau mengernyitkan dahi dan berpikir lama, cobalah berpikir kembali. Apakah Anda memang sudah melupakan hobi masa kecil Anda membaca komik Mimin (si-Monyet Hitam), majalah Kuncung (yang sampulnya pun begitu sederhananya), atau novel-novel Mira W?

20150812_060116
Model: Marcel Angwyn

Mudah-mudahan, membaca bisa dilakukan kapan saja ya. Di salah satu Desa di Bantul Yogyakarta, koran biasa dibaca dengan model dipajang dekat dengan balai desa atau fasilitas umum.  Setiap pagi, lebih mudah menemukan lelaki yang membaca berita politik atau hanya sekedar melihat iklan. Kalau perempuan sih, jarang terlihat mendekat dinding-dinding berita ini. Mungkin terlalu sibuk di dapur dengan urusan domestiknya.

Dinding berita ini dapat ditemui hampir di semua tempat di Yogyakarta. Sepertinya, patut ditiru agar kita tidak hanya berkutat dengan jempol dan gawai aja, tetapi mempererat silaturahmi dengan diskusi pasca membaca.

Aplikasi Metode Penelitian

Dari Bantul untuk Indonesia lebih baik

Batas: ini bukan sekadar tanda

Bagi yang hobi nonton film, pasti tahu apa jalan cerita film yang dibintangi oleh Marcella Zalianty dan Arifin Putra ini. Ya, tentang kejadian seputar batas wilayah Indonesia dan Malaysia. Tahu kan apa yang dimaksud dengan batas wilayah. Batas wilayah biasa disebut juga dengan batas geografis. Tentu saja ini ada kaitannya dengan daerah tertentu yang dimiliki oleh seseorang atau sekelompok orang. Nah, biasanya, batas wilayah ditandai dengan tanda-tanda khusus. Patok, tugu, pagar, jalan, atau batas alam seperti gunung atau sungai.

Apakah batas wilayah ini menjadi penting? Ini bukan sekedar membicarakan garis batas loh. Lebih dari itu. Bicara kewenangan, bicara harga diri. Pengalaman menunjukkan seperti itu. Salah satu penyebab konflik Dayak dan Madura di Kalimantan Barat disinyalir salah satunya karena pemindahan batas wilayah ini. Palestina dan Israel pun masih berkonflik juga karena batas wilayah. Sama halnya dengan Indonesia dan Malaysia. Bahkan dulu, kita mungkin masih ingat dengan Tembok Berlin yang memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur?

Jadi, biasanya, hal yang seharusnya kita tahu tentang daerah sekitar kita adalah batas wilayah. Jangan sampai konflik pilkada pun muncul karena sang calon tidak tahu area yang diwakilinya. Masak kalah sama sang tikus yang selalu menandai daerah kekuasaannya dengan air seninya?

Kalau kemudian saya bertanya kepada salah seorang mahasiswa ketika mungkin untuk pertama kali dia tinggal di suatu daerah baru, itu adalah suatu keharusan. Agar dia tidak tersesat. Jangan memberikan penjelasan bahwa batas desa adalah jendela berwarna hijau atau pohon rambutan. Kalau jendelanya kemudian berubah warna atau pohonnya ditebang, terus apa dong yang menjadi patokannya?

Aplikasi Metode Penelitian

Dari Bantul untuk Indonesia lebih Baik