Membaca: Membuka Dunia Silaturrahmi

Jika ditanya, kapan Anda membaca terakhir kali, jawabannya pasti cepat. Ya, betul. Membaca pesan-pesan yang masuk via gajet Anda. Jika ditanya, kapan Anda membaca tulisan yang lebih panjang lagi, mohon jangan dijawab kalau itu terkait berita gosip yang masuk via online langganan Anda. Nah, kalau ditanya buku apa yang terakhir dibaca dan kemudian Anda bingung menjawabnya atau mengernyitkan dahi dan berpikir lama, cobalah berpikir kembali. Apakah Anda memang sudah melupakan hobi masa kecil Anda membaca komik Mimin (si-Monyet Hitam), majalah Kuncung (yang sampulnya pun begitu sederhananya), atau novel-novel Mira W?

20150812_060116
Model: Marcel Angwyn

Mudah-mudahan, membaca bisa dilakukan kapan saja ya. Di salah satu Desa di Bantul Yogyakarta, koran biasa dibaca dengan model dipajang dekat dengan balai desa atau fasilitas umum.  Setiap pagi, lebih mudah menemukan lelaki yang membaca berita politik atau hanya sekedar melihat iklan. Kalau perempuan sih, jarang terlihat mendekat dinding-dinding berita ini. Mungkin terlalu sibuk di dapur dengan urusan domestiknya.

Dinding berita ini dapat ditemui hampir di semua tempat di Yogyakarta. Sepertinya, patut ditiru agar kita tidak hanya berkutat dengan jempol dan gawai aja, tetapi mempererat silaturahmi dengan diskusi pasca membaca.

Aplikasi Metode Penelitian

Dari Bantul untuk Indonesia lebih baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s