Sertifikasi Dosen: antara Narcism dan Riya

buku3_21mei08-sertifikasi-dosen

Sertifikasi, bagi dosen atau guru, menjadi momok yang menakutkan. Betapa tidak, banyak berkas yang harus disiapkan. Salah satunya adalah membuat deskripsi tentang diri sendiri. Namanya saja membuat portofolio ya pastinya “menjual diri” lah… Ketika tiba waktunya bagi saya harus melakukan ini juga, perasaan saya berkata “should I?”

Jam 1 pagi mulai menulis, isinya semua tentang kebanggaan diri. Narsis deh… Padahal katanya slogan di Universitas Islam Sultan Agung Semarang, “Narcism can be dangerous”. Loh kalau dipaksa gimana dong?

Setelah berpikir panjang, apa yang saya lakukan riya gak sih? Ya… namanya kewajiban, terpaksa deh. Tapi sumpah, saya gak pernah berpikiran apa yang saya lakukan adalah riya.

3 thoughts on “Sertifikasi Dosen: antara Narcism dan Riya”

  1. Syukur deh. selamet dari kite ber-2 nih, …. teh. Wassalam. Do’ain aku juga yah….. Ntar sih 2 tahunan lagi lah kira2. itu juga kalo beruntung lagi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: